Sabtu, 28 Maret 2015

Malam minggu kelabu

Malam minggu atau sabtu malam, orang terbiasa menyebut itu, malam spesial yang hanya muncul seminggu sekali setelah rutinitas setiap orang berakhir di akhir pekan, entah itu bekerja, kuliah, sekolah, dll,
Dari yang tua sampai yang muda (anak 1/2 dewasa) mereka tahu sebagaimana spesialnya malam minggu itu, ada beberapa fakta yang saya tulis pada malam minggu ini..
Fakta Pertama ,tidak asing lagi ketika saya mendengar teman berkata "futsal yoo ajak teman-teman" , "kapan cuy ? Dimana ?", sahut ku.., dia jawab "malam minggu   tifosi futsal (tempat langganan futsal aku dan teman-teman)".., dari percakapan diatas aku berpikir, kenapa harus selalu malam minggu ? Kenapa tidak malam malam lain ? Saya pikir kita kan bukan anak sekolah lagi, kita ini Mahasiswa, yang mana tidak seminggu full kita berangkat kampus, saya pikir lagi kenapa harus malam minggu coba ? Entah kebetulan atau gimana , nyatanya malam minggu pasti ngajak futsal...
Fakta Kedua, malam minggu sering diartikan malam yang panjang untuk bersenang-senang,baik itu dengan pacar, teman, sahabat, keluarga, dll, padahal menurut saya yah menurut saya ini mah, apa sih spesialnya malam minggu itu ? Sama aja kan, seperti malam malam yang lain, mungkin masyarakat kita telah terdoktrin dari berbagai film,novell,lagu, dll ,yang mana menjadikan malam minggu itu sebagai malam yang terbaik,teromantis,teristimewa,dan ter...ter...ter....apalagi ya ? Hahha..  hal ini sampai sekarang mendarah daging di dalam tubuh dan pikiran kita ,bahwa malam minggu itu seperti itu,.contohnya doktrin lewat lagu, saya pernah dengar klau tidak salah ini adalah lagu lama dan krgendaris heheee, kalau tidak salah seperti ini liriknya "Malam minggu yang panjang, malam yang enak untuk pacaran", cieeelah itu jaman dulu lho, mungkin kita sebagai manusia generasi 90'an hayat kita masih di kandung badan,..tapi sampai sekarang tradisi malam minggu itu masih berjalan..kita bisa lihat buktinya jalanan macet, pom bensin antrinya panjang banget, warung makan penuh, sampai angkringan masuk gang pun penuh.. Ini adalah bukti ketika saya putar-putar kota jogja untuk beli bensin, Fakta pertama ketika keluar dari gerbang kos, susah sekali untuk menyebrang karena kendaraan saking banyaknya, udah otomatis macet lah jalan itu, alhasil waktu yang saya tempuh cukup lama dari seharusnya,  Fakta kedua sesudahnya sampai pom bensin alamaak panjangnya itu antrian.., akhirnya aku cari lagi pom selanjutnya, dan ternyataaa sama antriannya panjang juga..terpaksa harus ngantri walaupun itu lama dan menyita waktu juga..Fakta ketiga setelah pulang dari pom bensin , tank motorku sudah terisi penuh, tinggal perut ku yang ku isi, aku langsung arahkan motorku kr BURJO (sebutan orang jogja untuk warmindo, dan disana hampir 95 % penjualnya adalah orang Sunda ,khususnya kuningan ) sesampai disana penuhnya meja makan itu waduuh, akuu cari lagi burjo yang lain second langgananku dan ternyataa juga penuuh, aku pesan dan ku urungkan untuk makan disana dan bilang "A, nasi telor 1 bungkus ", itulaah malam minggu :(
Fakta ketiga..,Kosan pasti SEPI, entah kenapa hanya segilintir orang saja yang ada di kos. Semuanya gak tau kemana...seperti ini ternyata hidup menjomblo, malam minggu sepi, mau jalan juga sendiri, makan diluar sendiri, mau tidur gak ada yang ingatin gosok gigi, dan bangun tidur gak ada yang ucapin selamat pagi...

SEKIAN